082226114481
News

Peresmian Web sekolah sdnkarangdukuh-klaten.sch.id oleh Bupati Klaten

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Universitas Proklamasi (UP)45 Yogyakarta menyerahkan Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Ke SD Negeri Karangdukuh pada Sabtu (11/7/2026) pagi

11 Jul 2026 News
Peresmian Web sekolah sdnkarangdukuh-klaten.sch.id oleh Bupati Klaten
Sumber : wartakita.org
SDN Karangdukuh Terima Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Dari Tim PkM UP45 Yogyakarta, Bupati Klaten: Ini Sesuatu Yang Baik Dan Bermanfat
Warta Kita.org – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Universitas Proklamasi (UP)45 Yogyakarta menyerahkan Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Ke SD Negeri Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten di Aula Bala Desa Karangdukuh pada Sabtu (11/7/2026) pagi.

Teknologi Layanan Informasi Digital Sekolah Berbasis Website ini diserahkan oleh Ketua Tim PkM UP45 Yogyakarta Dr Mustofa, MM kepada Kepala SDN Karangdukuh Theresia Ani Widyastuti, S.Pd.

Usai serah terima dilanjutkan dengan Pelatihan Teknologi Inovasi Layanan Layanan Publik (Sekolah) Berbasis Digital khususnya terkait Pengelolaan BOS (Biaya Operasional Sekolah) melalui Website yang dipandu oleh Selvi Dwi Hartiyani, S.Kom., M.Pd.

Inovasi layanan informasi pengelolaan biaya operasional sekolah berbasis digital ini untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas SDN Karangdukuh.

Kepala SDN Karangdukuh Theresia Ani Widyastuti, S.Pd dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Tim PkM UP45 Yogyakarta yang telah menyerahkan Teknologi Layanan Informasi Digital Sekolah Berbasis Website kepada SDN Karangdukuh.

“Bagi kami, Teknologi Layanan Informasi Digital Sekolah Berbasis Website ini sangat besar manfaatnya untuk peningkatan layanan informasi, literasi, serta sebagai sarana untuk menyampaikan perkembangan sekolah, sekaligus potensi yang dimiliki SDN Karangdukuh secara digital. Harapan kami, daya tarik dan minat masyarakat mempercayakan pendidikan putra putrinya di sekolah kami semakin meningkat,” harapnya.
Sedang Ketua Tim PkM UP45 Yogyakarta Dr Mustofa, MM menyampaikan, adopsi teknologi informasi ke dalam manajemen (komunikasi) sekolah mutlak diperlukan. Digitalisasi bukan sekadar memindahkan dokumen kertas menjadi file PDF, melainkan sebuah upaya restrukturisasi budaya organisasi sekolah agar lebih terbuka, responsif dan adaptif.

Inisiatif pengembangan inovasi layanan informasi publik berbasis digital di SDN Karangdukuh ini diharapkan dapat membangun sebuah ekosistem digital lokal. Misalnya melalui aplikasi web sederhana, portal informasi terpadu, atau dashboard publik yang mengintegrasikan seluruh data hilir mudik tentang tata kelola sekolah seperti menyangkut keuangan dana BOS secara berkala.

“Inovasi layanan digital ini dimaksudkan untuk mempermudah layanan sekolah. Masyarakat, khususnya wali murid dapat melakukan pemantauan dan pendampingan perkembangan sekolah melalui gawai (smartphone) masing-masing. Data tersebut dapat dipantau dari mana saja dan kapan saja,” katanya.

Mustofa menjelaskan, di era transformasi birokrasi, digitalisasi menjadi solusi strategis. Upaya ini diharapkan dapat membangun sistem demokrasi pendidikan dengan mengembangkan akses transparansi dengan memberikan ruang untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan keterbukaan informasi publik.

Selain itu, pendekatan tata sekolah yang terbuka dan akuntabel dimaksudkan untuk dapat mendorong dan membuka kesempatan berpartisipasi bagi masyarakat umum.

“Penguatan aspek keadilan ini diharapkan berdampak pada iklim sekolah yang harmonis, inklusif, dan berbasis kemitraan erat dengan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan di SDN Karangdukuh. Kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap SDN Karangdukuh akan terbangun dan menjadi modal sosial yang penting untuk mendorong pengelolaan sekolah yang bersendikan Pancasila melalui Tata Kelola Sekolah Berbasis Gotong Royong,” tandasnya.
Mustofa menerangkan, tujuan penerapan Teknologi Layanan Informasi Digital Sekolah Berbasis Website ini pertama, meningkatkan transparansi. Sistem ini untuk menyediakan akses informasi publik yang cepat dan akurat terkait tata kelola SDN Karangdukuh seperti realisasi penggunaan anggaran BOS bagi seluruh warga sekolah dan wali murid SDN Karangdukuh.

Kedua, menjamin akuntabilitas. Sistem ini diharapkan dapat membantu tim pengelola sekolah dalam menginformasikan perkembangan sekolah terkait kegiatan akademik dan non akademik SDN Karangdukuh.

Dan ketiga, modernisasi administrasi. Sistem ini diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi kerja aparatur sekolah melalui pemanfaatan perangkat digital guna mempercepat proses pelaporan berkala.

“Sedang produk luarannya berupa satu, Layanan Informasi Digital SDN Karangdukuh: https://sdnkarangdukuh-klaten.sch.id/. Dua, Hak Karya Cipta (HAKI) Sistem Layanan Informasi Digital SDN Karangdukuh: HAKI dari Kementerian Hukum RI. Dan tiga, Buku Panduan Operasional Layanan Informasi Digital SDN Karangdukuh,” papar Mustofa.

Penyerahan Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Ke SD Negeri Karangdukuh ini disambut baik oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Bupati Klaten dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Slamet menyatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, Bupati menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI melalui Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta yang melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa Teknologi Layanan Informasi SDN Karangdukuh Berbasis Digital dan Pelatihan Operasional Teknologi Layanan Informasi SDN Karangdukuh.

“Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh ini sangat penting sebagai langkah inovasi untuk memajukan kualitas pendidikan, mempercepat akses informasi, serta meningkatkan daya saing sekolah. Melalui program sosialisasi pengenalan teknologi informasi yang digalakkan pihak sekolah, digitalisasi layanan ini membawa dampak besar bagi seluruh ekosistem sekolah, sekaligus sebagai inovasi dan kemajuan layanan pendidikan kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati menyatakan, Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh ini merupakan langkah yang sangat baik untuk modernisasi sekolah, transparansi layanan informasi, sekaligus untuk efisiensi kerja. Layanan Informasi Digital akan mengubah sistem manual menjadi berbasis teknologi guna mempercepat pelayanan administrasi, memudahkan penyampaian program kerja, visi-misi, dan perkembangan sekolah kepada masyarakat, serta membantu guru dan staf dalam mengelola data akademik siswa secara lebih terstruktur.

“Layanan Informasi Digital juga memberikan kemudahan akses bagi orang tua dan masyarakat. Karena orang tua dapat memantau pengumuman penting atau jadwal kegiatan sekolah kapan saja, mendukung efisiensi proses pendaftaran siswa baru secara daring tanpa harus antre fisik, dan menjadi jembatan interaktif antara pihak sekolah, komite, dan wali murid,” ungkap Bupati.
Bupati menambahkan, Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh juga mempunyai manfaat penting untuk peningkatan daya tarik dan minat sekolah. Dengan menampilkan prestasi siswa dan fasilitas sekolah dapat menarik calon siswa baru dan membantu masyarakat luas mengenal keunggulan dan mutu layanan SDN Karangdukuh secara digital karena masyarakat dapat mengaksesnya setiap saat.

“Di sisi lain, penerapan Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh menuntut peningkatan literasi digital komunitas sekolah. Sehingga bapak, ibu guru dan komunittas sekolah lainnya dituntut adanya edukasi teknologi untuk membiasakan guru, siswa, dan orang tua agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi saat ini, dan mengarahkan ekosistem sekolah untuk menggunakan internet demi kebutuhan edukatif dan layanan informasi pendidikan secara umum,” ucap Bupati.

Acara penyerahan Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Ke SD Negeri Karangdukuh ini juga dihadiri Korwil Pendidikan Kecamatan Jogonalan Wuri Handayani, Perangkat Desa Karangdukuh, para guru, komite sekolah, perwakilan orang tua, dan sejumlah murid.

Penulis: L Sukamta